Viral Gitar Pengamen Dirusak, Dinar Candy Siap Belikan yang Baru

oleh -41 views


tribunpagi.com – Ulah oknum Satpol PP Pontianak yang menghancurkan gitar milik pengamen jalanan sempat viral di media sosial dan mendapat reaksi dari sejumlah publik figur. DJ Dinar
Candy salah satunya. Ia mengaku miris atas tindakan semena-mena tersebut.

Aksi yang dilakukan oknum Satpol PP dinilai sangat tidak bijak dalam menyelesaikan permasalahan. Dinar Candy meminta oknum tersebut diberikan sanksi tegas atas perbuatannya. Apalagi kasus ini viral yang justru bisa mencoreng nama baik institusi Satpol PP di mata masyarakat.

“Menurut aku sanksinya berupa pemecatan atau di-hold dulu jangan sampai naik jabatan. Buat Satpol PP ke depannya kalau mau ngamanin barang orang dibicarakan baik-baik jangan sampai merusak barang-barang orang. Gitar kan pasti mahal untuk ukuran musisi jalanan,” ungkap Dinar Candy di bilangan Gatot Subroto Jakarta.

Baca Juga: Dinar Candy Tak Suka Berbulu, Lebih Suka Botak

Lebih lanjut dia mengatakan, dirinya tergerak untuk membelikan gitar baru kepada pengamen yang sudah dirusak gitarnya oleh oknum Satpol PP. Jika ada yang mengetahui orangnya, Dinar Candy meminta untuk diberikan informasi. Atau pengamennya secara langsung bisa juga menghubungi Dinar Candy melalui media sosial.

“Kamu yang dipatahin gitarnya oleh oknum Satpol PP, beri tahu kamu dimana, aku beliin deh gitarnya,” kata DJ yang juga sempat bermain sinetron itu.

Selain Dinar Candy, sejumlah artis sempat buka suara terkait hal ini. Diantaranya adalah Anang Hermansyah, Ifan Seventeen, dan Pasha Ungu. Mereka semua menyesalkan aksi perusakan gitar milik pengamen jalanan oleh oknum.

Musisi Anang Hermansyah menyesalkan tindakan oknum Satpol PP yang menghancurkan gitar milik pengamen jalanan. Dari pada menghancurkan alat musiknya, Anang merasa akan lebih tepat jika mereka dibina dan diberdayakan.

“Kok bisa ada kejadian seperti ini di negara yg kaya budaya .. penanganan musisi jalanan bukan malah harusnya di BINA dan di kasih ruang malah DIBINASKAN alat untuk BERKREASI, BERPRESTASI, BERKARYA MENCARI NAFKAH HALAL Kok bisa ya ???????? NGERI,” tulis Anang di akun media sosialnya.

Penyanyi Ifan Seventeen mengaku miris melihat video aksi perusakan gitar milik musisi jalanan. Suami Citra Monica itu menilai langkah oknum tidak tepat karena memperlakukan gitar seperti barang haram narkoba dan minuman keras.

“Terlebih ini terjadi di kampung halamanku, Pontianak Kalimantan Barat. Saye yakin, selayaknye @bang.midji dan bang @edikamtono bise mencarekkan solusi yang lebih baek untok masalah pengamen jalanan ini. Terlebeh merekepun masyarakat yang butuh pekerjaan dan makan. Karna kami memilih pemimpin bukan hanya butuh KETEGASANNYA, namun juga kelembutan hati dan kebijaksanaannya dalam mengambil setiap keputusan. Salam hormat dari kami para musisi bang @bang.midji @edikamtono,” kata Ifan Seventeen di Instagram.

Mantan Wakil Walikota Palu Pasha Ungu juga turut berkomentar. Sebagai orang yang pernah menjadi pemimpin daerah ia menyadari tugas dan tanggung jawab Satpol PP memang sangat tidak mudah. Ia harus menegakkan Perda secara mutlak tanpa boleh ditawar.

“Apakah itu penertiban kawasan tertentu, penertiban lingkungan, penertiban bentuk usaha yang dilanggar juga termasuk penertiban bagi siapapun yang melanggar ketertiban umum dan masih banyak lagi tugas berat lainnya,” kata Pasha Ungu.

Namun dalam kasus musisi jalanan yang kemudian diharcurkan gitarnya, Pasha Ungu sangat keberatan. Terlepas mereka bersalah atau tidak, mereka bukanlah pencuri atau pelaku kriminal lainnya. Mereka hanya mencari nafkah untuk kelangsungan hidup diri sendiri atau keluarga.

“Sangat berlebihan dan cenderung emosional tidak mencerminkan aparatur yang melayani dan mampu mengayomi masyarakat serta membina siapapun yang dianggap melanggar ketertiban umum.. semoga masalah ini segera bisa diselesaikan dengan baik dan hal seperti ini tidak terjadi lagi ditempat yang lain.. bismillah,” kata Pasha Ungu.



Source link