Pembatasan Kendaraan dari Luar Surabaya Diperpanjang Hingga 24 Mei

oleh -39 views


tribunpagi.com–Polrestabes Surabaya memperpanjang waktu pembatasan kendaraan dari luar rayon Surabaya hingga 24 Mei. Upaya itu dilakukan untuk menyambut arus balik sekaligus mencegah kendaraan dari luar rayon 1 yang terdiri atas Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan Mojokerto.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Chandra mengatakan, perpanjangan tersebut menyusul berakhirnya penyekatan larangan mudik pada Senin (17/5). Pembatasan tetap dilakukan di 13 titik masuk Kota Surabaya. Titik-titik tersebut berbatasan dengan Sidoarjo dan Gresik.

”Angkutan umum sudah bisa beroperasi kembali. Petugas lebih selektif dalam melakukan penyekatan. Berbeda dengan sebelum Lebaran yang memang sangat ketat,” ujar Teddy pada Selasa (18/5).

Meski begitu, lanjut Teddy, bagi penumpang angkutan umum yang beroperasi tetap ada persyaratan. Yakni, mereka harus menunjukkan surat tugas maupun hasil tes antigen.

”Pengendara yang berangkat kerja tetap diperbolehkan masuk. Pengendara dengan kendaraan di luar pelat L dan W juga akan diminta surat tugas. Ini untuk antisipasi masih adanya warga yang mudik,” terang Teddy.

Teddy menjelaskan, 13 titik di Surabaya yang dilakukan penyekatan di antaranya, Exit Tol Gunungsari-Gresik, Exit Tol Gunungsari-Malang, SP3 Lakarsantri, Exit Tol Masjid Al Akbar. Kemudian, depan Cito Dishub Kota Surabaya, Exit Tol Pasar Karang Pilang, Jalan Rungkut Menanggal, MERR Gunung Anyar, Exit Tol Satelit, Osowilangun, depan PMK SIER, Exit Tol Simo Surabaya, dan Terminal Benowo.

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, Teddy menambahkan, petugas juga menerapkan swab test antigen untuk pengendara yang melintas di pos penyekatan. ”Swab test antigen itu dilakukan secara random pada pengendara yang melintas. Ketika melihat pengendara tidak fit, petugas langsung mengarahkannya ke pos check point untuk dites,” ujar Teddy.



Source link