Meski Belum Ada Dokumen Permohonan dari GoTo, BEI Sambut Rencana IPO

oleh -39 views


tribunpagi.com – Perusahaan Startup Gojek dan Tokopedia telah melakukan merger melahirkan grup GoTo. Valuasi Grup GoTo disebut-sebut mencapai USD 17 miliar.

Dengan valuasi ini, GoTo menjadi raksasa teknologi dengan valuasi terbesar di kawasan Asia Tenggara mengalahkan Grab yang mencatatkan valuasi USD 14 miliar. Setelah aksi merger dilakukan, publik menantikan aksi korporasi dari GoTo yang memberi sinyal akan melakukan penawaran saham perdana ke publik atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna Setia mengatakan, namun hingga saat ini BEI belum menerima dokumen permohonan pencatatan baik dari Gojek, Tokopedia ataupun entitas gabungan Gojek-Tokopedia.

“Sebagai Bursa tentunya kami akan selalu siap menerima dan memproses seluruh permohonan perusahaan yang berencana untuk IPO dan mencatatkan sahamnya di BEI,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (18/5).

Nyoman mengungkapkan, bahwa IPO merupakan sebuah keputusan perusahaan yang bersifat strategis. Sehingga, sebuah perusahaan tentu harus mempertimbangkan dengan masak dan mempersiapkan segala sesuatu dengan cermat.

“Termasuk aksi korporasi yang dilakukan sebelum IPO,” imbuhnya.

Ia menyebut, menjadi perusahaan yang tercatat di papan utama adalah tujuan dari semua perusahaan tercatat di Indonesia. Sehingga pihaknya terus melakukan beberapa pengembangan yang dapat mendukung kegiatan IPO dan pencatatan di Indonesia, termasuk bagi perusahaan di bidang teknologi.

Ia memaparkan, beberapa hal yang telah dilakukan diantaranya, melakukan pengembangan terhadap klasifikasi perusahaan melalui peluncuran IDX-IC (IDX-Industrial Classification) dan sudah berlaku mulai 25 Januari 2021. Dengan adanya klasifikasi baru tersebut diharapkan lebih menggambarkan sektoral dan industri dari para perusahaan tercatat.

Selain itu, BEI juga sedang dalam tahapan penyelesaian pengembangan Peraturan Bursa Nomor I-A. Serta, bersikap bersama OJK dalam rangka pengembangan regulasi terkait multiple voting shares (MVS).

Harapannya, dapat mengakomodasi perusahaan yang memang layak tercatat di papan utama untuk dapat tercatat di papan utama serta sebagai upaya BEI dalam rangka merespons perkembangan dunia bisnis saat ini.

“Kami menyambut baik pengumuman merger antara Gojek dan Tokopedia dengan harapan hal tersebut akan memberikan manfaat yang luas baik kepada perusahaan dan industri baik pada tingkat nasional maupun global,” pungkasnya.



Source link