Luqman Hakim Minta Jokowi dan Sandi Kaji Ulang Buka Objek Wisata

oleh -15 views


tribunpagi.com – Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Luqman Hakim menyarankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno untuk bisa mengkaji ulang pembukaan objek wisata saat libur Idul Fitri 2021. “Yang terhormat Presiden Jokowi dan Menteri Sandi Uno, tolong kaji kembali kebijakan membuka tempat wisata pada libur Lebaran ini,” ujar Luqman kepada wartawan, Senin (3/5).

“Anda tidak bisa menyerahkan urusan ini kepada keputusan pemerintah daerah. Buatlah keputusan tepat dan tegas. Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” tambahnya.

Ketua Bidang Politik dan Pemerintahan PP GP Ansor itu mengingatkan, walau demi ekonomi tempat wisata dibuka, namun tetap ada risiko potensi penularan Covid-19. “Buka tempat wisata pada masa libur Lebaran, tujuannya untuk ekonomi berputar. Tapi ancaman penularan Covid-19 juga nyata besarnya,” katanya.

Oleh sebab itu, Luqman menyarankan agar tempat wisata buka nanti setelah libur Lebaran selesai. Agar tidak ada penumpukan pengunjung.

“Karena mencegah lebih baik daripada nanti menyesal,” ungkapnya.

Luqman Hakim pun menyinggung bila kebijakan yang diambil pemerintah salah, maka dana untuk menangani Covid-19 akan sia-sia dan lebih parah dari situasi di India. “Salah bikin kebijakan, maka duit sekitar seribu triliun yang dibelanjakan negara untuk tangani Covid-19, akan sia-sia,” ungkapnya.

Menurut Wakil Ketua Komisi II DPR ini, potensi kerumunan di tempat wisata pada libur Idul Fitri 2021 akan besar. Hal itu karena masyarakat akan ke tempat pariwisata karena pemerintah melarang mudik.

“Kita harus tepat bikin kebijakan agar tidak seperti India. Potensi kerumunan di tempat wisata pada liburan lebaran pasti besar. Wisata pasti menjadi alternatif mudik,” tuturnya.

Karena itu, dia meminta Sandiaga Uno untuk menghitung betul kebijakan membuka tempat wisata saat liburan Lebaran. Jangan sampai nantinya malah terjadi penularan Covid-19.

“Timbang lagi dengan cermat,” pungkasnya.



Source link