Wali Kota Magelang Komitmen Selesaikan Persoalan Aset Akademi TNI

oleh -25 views


tribunpagi.com–Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz berkomitmen menyelesaikan persoalan aset kantor Wali Kota Magelang bersama Akademi TNI. Hal itu diungkapkan Aziz saat menerima tamu rombongan Wakil Komandan Jenderal (Wadanjen) Akademi TNI Marsda TNI Sri Pulung di ruang sidang lantai 2 kantor Wali Kota Magelang.

”Kami tidak ingin persoalan ini menjadi polemik pada kepimpinan Kota Magelang berikutnya Saya ingin ini selesai, agar tidak jadi beban pemimpin setelah saya. Saya juga tidak ingin persoalan ini berlarut-larut,” kata Wali Kota Muchamad seperti dilansir dari Antara di Magelang, Jumat (23/4).

Dia menyatakan sudah membahas persoalan itu meskipun belum intens sejak dilantik menjadi wali kota pada Februari. Namun, pandemi Covid-19 yang belum juga usai berdampak pada konsentrasi dan prioritas program-programnya.

”Bukan menyalahkan, tetapi Covid-19 membuat kita berpikir ulang bahwa manusia harus pasrah pada Allah,” ujar Aziz.

Pihaknya juga tidak menyalahkan pemimpin-pemimpin sebelumnya yang telah menyepakati pemakaian aset milik Akabri itu untuk dipakai pemerintahan Kota Magelang. Semua ada dasar yang benar meskipun belum terselesaikan para pendahulu.

Aziz menegaskan Pemerintah Kota Magelang akan kembali ke titik nol menyelesaikan permasalahan tersebut.

”Kami juga akan kembali ke titik nol. Ini serius, kami akan selesaikan. Mudah-mudahan ke depan lebih baik. Termasuk apa keputusan pada Mei, saya akan beri alternatif,” terang Aziz.

Wakil Komandan Jenderal Akademi TNI Marsda TNI Sri Pulung D. Menyampaikan, pada Agustus, pendidikan dasar keprajuritan taruna Akademi TNI dan Polri akan dimulai di Magelang. Program itu berlangsung setiap tahun. Sedikitnya 1.000 orang prajurit mengikuti pendidikan.

Menurut dia kegiatan-kegiatan TNI di suatu daerah akan berdampak pada perputaran ekonomi di daerah tersebut. Seperti ketika latihan bersama dengan militer Singapura di Madiun selama sebulan. Saat itu, PAD Madiun mengalami kenaikan.

”Maka kami harapkan kerja samanya sehingga pemda mendapatkan manfaat yang besar dari kerja sama itu, sehingga Indonesia bisa terbangun dengan baik dan sejahtera,” ujar Sri Pulung.

Sri Pulung menyampaikan persoalan aset itu diharapkan segera menemui titik temu pada masa pemerintahan Wali Kota Muchamad Nur Aziz.

Saksikan video menarik berikut ini:



Source link