Sudah Saatnya Eks Juara Dunia Junior Dibebani Target Juara Senior

oleh -17 views


tribunpagi.com – Ganda campuran punya beberapa PR tahun ini. Selain meloloskan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja ke Olimpiade Tokyo 2020, mereka harus menyiapkan skuad pelapis untuk regenerasi.

Beban itu disematkan kepada Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari. Rinov/Pitha menjadi salah satu skuad yang didaftarkan PBSI ke Spain Masters 2021.

Turnamen level Super 300 itu tidak termasuk turnamen kualifikasi Olimpiade. PBSI pun memilih memberangkatkan skuad pelapis ke Spanyol. Sementara itu, skuad utama akan terjun di Malaysia Open 2021 dan Singapore Open 2021.

’’Sudah saatnya Rinov/Pitha dikasih beban untuk bisa capai prestasi. Salah satunya di Spain Masters 2021. Mereka bukan cuma menempel Praveen/Melati dan Hafiz/Gloria,’’ kata pelatih Richard Mainaky kepada Jawa Pos. ’’Sudah waktunya membebani mereka target juara. Jadi ujung tombak untuk regenerasi,’’ lanjutnya.

Saat ini, jarak Rinov/Pitha dengan dua pasangan senior itu cukup jauh. Praveen/Melati dan Hafiz/Gloria masuk peringkat 8 besar dunia. Sementara itu, Rinov/Pitha yang merupakan juara dunia junior 2017 menempati peringkat ke-23 dunia.

Richard mengakui, penampilan Rinov/Pitha belum memenuhi target. Hal itu dilihat dari capaian mereka saat turnamen awal 2021. Saat dua pertandingan di Asian Leg di Thailand, mereka langsung kandas pada babak pertama.

Sementara itu, di Swiss Open 2021, Rinov/Pitha hanya sampai babak kedua. Hasil sebelum pandemi pun tak jauh beda. Selama 2020, tiga di antara empat turnamen, Rinov/Pitha tumbang pada babak pertama. Hanya di All England 2020 mereka bisa mencapai babak kedua.

Capaian terbaik Rinov/Pitha dan yang terakhir diraih adalah di Korea Open 2019. Saat itu mereka berhasil mencapai babak semifinal. Sebelumnya, mereka malah bisa menjadi finalis Swiss Open 2019.

’’Dari hasil turnamen sebelumnya, menurut saya kurang memuaskan. Dari hasil evaluasi, kami putuskan untuk memberi kepercayaan lagi. Sudah waktunya mencapai yang lebih,’’ imbuh Richard.



Source link