Rasio Suntik Vaksin Indonesia di Bawah Angka Global

oleh -20 views


tribunpagi.com – Pemerintah menginginkan perangkat desa lebih proaktif mendata jumlah lansia di wilayahnya. Sebab, hingga kemarin (6/4), cakupan vaksinasi Covid-19 untuk lansia di Indonesia baru 8,2 persen atau 1,73 juta orang. Padahal, targetnya ada 21,5 juta lansia yang disuntik vaksin.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menyatakan, banyak provinsi dengan cakupan vaksinasi untuk lansia berada di bawah 10 persen. ’’Sebanyak 36 kabupaten/kota belum memulai vaksinasi untuk lansia,’’ tuturnya kemarin.

Menurut Nadia, ada beberapa penyebab cakupan vaksinasi lansia berjalan lambat. Di antaranya, beberapa tempat memfokuskan pada pelayan publik. Selain itu, ada lansia yang takut keluar rumah dan tidak diperbolehkan oleh anggota keluarga.

Sebagai solusi, Kemenkes mencoba memberikan akses untuk memudahkan lansia. ’’Lansia bisa mendatangi pos-pos pelayanan ataupun sentral vaksinasi tanpa perlu keterangan domisili lagi,’’ ujarnya. Dengan cara itu, diharapkan pada akhir Juni cakupan vaksinasi untuk lansia setidaknya mencapai 90 persen.

Keluarga diharapkan memberikan dukungan maupun akses kepada lansia untuk divaksin. Selain itu, perangkat desa seperti lurah dan RT bisa melakukan persuasi kepada lansia di wilayahnya.

Akselerasi vaksinasi terhadap lansia memang diperlukan. Selain karena angka partisipasi yang sedikit, lansia termasuk kelompok berisiko pada masa pandemi. Angka kesakitan dan kematian Covid-19 pada kelompok lansia terbilang tinggi.

Sementara itu, Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan, sampai 31 Maret, dilakukan vaksinasi terhadap 8 juta orang. Sebanyak 3,6 juta orang di antaranya telah memperoleh vaksinasi lengkap. Jumlah tersebut setara dengan 1,3 persen penduduk Indonesia. Dengan capaian tersebut, Indonesia masuk dalam sembilan besar negara yang telah melakukan vaksinasi Covid-19. ’’Secara keseluruhan telah disuntikkan lebih dari 11,6 juta dosis vaksin,’’ katanya.

Meski jumlah dosis yang sudah disuntikkan besar, rasio vaksinasi per 100 orang penduduk di Indonesia masih di bawah angka dunia, yakni 4,2. Artinya, dari seratus orang, yang sudah divaksin 4,2 orang. Sedangkan rasio dunia 7,4 orang per 100 penduduk. ’’Ini karena jumlah penduduk kita besar,’’ jelasnya.

Saksikan video menarik berikut ini:



Source link