Persela Cuma Istirahat Sehari, Persebaya Lebih Segar dan Diuntungkan

oleh -41 views


tribunpagi.com − Aroma Persela Lamongan sangat kental dalam skuad Persebaya Surabaya saat ini. Mulai pelatih hingga pemain, ada sosok yang pernah membela tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut.

Aji Santoso dan Mustaqim pernah berduet di klub yang ber-home base di Stadion Surajaya itu. Lalu, ada empat sosok mantan pemain Persela. Mereka adalah Arif Satria, Hambali Tholib, Samsul Arif, dan Ady Setiawan.

Maka wajar kalau mereka punya hubungan emosional dengan Persela. Apalagi, bagi Arif, Hambali, dan Ady, ini akan jadi duel pertama dengan mantan klubnya.

Meski begitu, Aji memastikan tidak akan ada nostalgia kala kedua tim bentrok di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, malam nanti (siaran langsung Indosiar pukul 18.15 WIB). ’’Saya ingin anak-anak tampil fight agar kami bisa memastikan lolos (ke perempat final),’’ kata pelatih 50 tahun itu kepada Jawa Pos.

Sejatinya, hasil imbang sudah cukup aman. Sebab, tim berjuluk Green Force itu masih menyisakan satu laga kontra PSS Sleman (7/4). ’’Tapi, saya nggak mau imbang. Saya ingin pemain tampil 100 persen dan tidak menganggap enteng lawan,’’ tegas Aji.

Statusnya sebagai mantan arsitek Persela juga jadi sebuah keuntungan. Aji paham betul gaya permainan calon lawannya itu. ’’Apalagi, mayoritas pemain (Persela) yang ada saat ini pernah kerja sama saya,’’ tambah pelatih asal Kepanjen, Kabupaten Malang, tersebut.

Dalam laga nanti, Aji menepikan hubungan baik dengan mantan anak asuhnya. ’’Saya selalu profesional. Sekarang saya di Persebaya, jadi harus berikan 100 persen untuk tim,’’ katanya.

Hal serupa disampaikan Aji kepada mantan pemain Persela di Persebaya. ’’Saya bilang ke Samsul (Arif) dan Ady (Setiawan), dulu baju kamu Persela, tapi sekarang sudah ganti Persebaya. Jadi, nanti harus totalitas untuk Persebaya,’’ bebernya.

Kapten Persela Eky Taufik juga siap melakukan hal serupa. Untuk sementara, dia bakal menepikan hubungan baik dengan mantan rekannya yang kini membela Persebaya. Terutama dengan Arif Satria.

’’Sudah saya anggap sebagai adik sendiri. Apalagi, Arif besarnya di Persela,’’ kata Eky kepada Jawa Pos.

Tapi, dia memastikan hubungan itu tidak akan dibawa ke lapangan. ’’Di luar kami memang keluarga. Tapi, kalau di lapangan, semua harus profesional,’’ tambahnya.

Sementara itu, asisten pelatih Persela Didik Ludianto ingin anak asuhnya habis-habisan. Dia juga menganggap banyaknya mantan pemain Persela di tim lawan justru menguntungkan.

’’Setidaknya kami tahu karakter bermain mereka seperti apa. Ady dan Samsul kan juga pernah saya latih,’’ jelas Didik.

Masalahnya, mereka dihadapkan dengan mepetnya waktu recovery. Maklum, Kamis lalu (1/4) mereka baru saja bermain melawan Madura United. Hanya ada waktu satu hari untuk recovery jelas tidak ideal.

’’Makanya, saya bilang ini laga yang sangat berat. Karena hari ini (kemarin) kami harus istirahat total. Tidak ada latihan. Semoga di laga besok (malam nanti) kami bisa maksimal,’’ terang pelatih asal Bojonegoro tersebut.

Karena itu, mungkin akan ada rotasi yang dilakukan. ’’Kami selalu punya plan A atau plan B. Kami lihat perkembangannya seperti apa,’’ jelas Didik.

Eky meminta rekan satu timnya tidak mengeluhkan jadwal yang mepet. Dia ingin timnya fokus meraih poin penuh kontra Persebaya.

’’Selalu saya sampaikan ke teman-teman, kalau masuk di lapangan, lupakan rasa lelah dan letih. Kasih yang terbaik. Kalau sudah masuk lapangan, nggak boleh ada rasa takut,’’ tegasnya.



Source link