Penangkapan Penjual Senjata Penyerang Mabes Polri Dinilai Keliru

oleh -25 views


tribunpagi.com – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri menangkap penjual pistol berjenis air soft gun kepada terduga teroris yang menyerang Mabes Polri pada Rabu (31/3) sore, yakni ZA (25). Adapun, penjual senjata tersebut bernama Muchsin Kamal alias Imam Muda.

Mengenai hal itu, Pengamat Terorisme Al Chaidar menyatakan, dirinya membela Muchsin yang sudah diamankan pada Kamis (1/4) lalu di Banda Aceh. Dia menilai bahwa Muchsin tidak terlibat dalam rencana penyerangan tersebut.

“Saya sangat meyakini bahwa Muchsin Kamal atau biasa dipanggil Imam Muda tidak bersalah dan sama sekali tak terkait dengan peristiwa serangan lone wolf tersebut secara yuridis,” ujar dia kepada tribunpagi.com, Minggu (4/4).

Baca Juga: Densus 88 Tangkap Penjual Airgun yang Digunakan Penyerang Mabes Polri

Chaidar pun membeberkan bahwa yang bersangkutan merupakan seorang saudagar muda yang hebat. Mulai dari perkebunan sawit, dagang air soft gun, jual beli bedil angin, dan perkebunan alpukat.

Bisnis kebun alpukat bahkan sangat sukses dan mampu memperkerjakan banyak eks kombatan GAM (Gerakan Aceh Merdeka) yang tak terayomi oleh program reintegrasi pasca Memorandum of Understanding di Helsinki 2005.

Dirinya juga menuturkan bahwa sebelum ditangkap, Muchsin mengaku tidak mengetahui senjata itu disalahgunakan untuk penyerangan Mabes Polri kepada rekannya. Salah seorang rekannya, Agam Fitriadi menyebutkan, jualan air soft gun ini memang murni bisnis tidak ada kaitan apapun dengan terorisme.

“Apalagi via online, cuma saja kadarullah pembelinya melakukan aksi yang menyalahgunakan fungsi dari air soft gun itu sendiri dan tentu juga keliru dari sisi agama,” pungkasnya.

Saksikan video menarik berikut ini:



Source link