P2G Harap Nadiem Tidak Menganaktirikan Pendidikan

oleh -17 views


tribunpagi.com – Nadiem Makarim saat ini menjabat sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek). Ia dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini, Rabu (28/4) siang.

Mengenai itu, Kepala Bidang Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Fauzi Abdillah menyampaikan bahwa masyarakat bertanya-tanya akan kemana arah riset Indonesia pasca Kemenristek dilebur ke Kemendikbud.

“Kita lihat saat Kemenristek/BRIN itu dipecah, banyak pihak yang menyangsingkan (bertanya) mau ke arah mana pengembangan teknologi,” kata dia kepada tribunpagi.com, Rabu (28/4).

Untuk itu, Nadiem dirasa perlu melakukan hal yang sama ketika awal menjabat posisi Mendikbud, yaitu melaksanakan public hearing atau mendengar masukan dari berbagai pihak. Hal ini harus dilakukan segera.

“Beliau menyampaikan bahwa dia akan banyak belajar pada para ilmuwan, guru dan dosen seperti apa kebutuhan di lapangan. Dalam kasus ini juga perlu dilakukan lebih cepat, karena di perguruan tinggi kami merasa support untuk research perlu digenjot lagi lebih daripada sekarang,” ujarnya.

Fauzi menuturkan, masyarakat juga melihat Kemenristekdikbud akan lebih mengedepankan pengembangan riset dan teknologi. Pasalnya, Nadiem sendiri juga bergelut di bidang teknologi, seperti Gojek. Sementara untuk pendidikan, kebijakannya sering menjadi polemik.

Baca juga: Sah, Nadiem jadi Mendikbud Ristek dan Bahlil Sebagai Menteri Investasi

Untuk itu, ia berharap agar tidak ada yang salah satu bidang yang diprioritaskan. Antara pendidikan dan teknologi, keduanya sangat penting untuk generasi masa depan bangsa Indonesia.

“Tentu tidak ada yang ditinggalkan, banyak masyarakat yang melihat akan condong ke ristek, dikbud ditinggali, kita harapkan tidak ada yg di-anaktirikan. Lalu akselerasi bisa lebih cepat kan ada di satu komando,” terang dia.



Source link