Kemendikbud Harus Dipimpin Sosok yang Paham Pendidikan

oleh -41 views


tribunpagi.com – Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) akan dilebur ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Hal ini tentu akan menambah tugas Mendikbud Nadiem Makarim dalam mengurus dunia pendidikan.

Saat ini saja, polemik di dunia pendidikan masih terus terjadi, salah satunya akibat terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 tentang Sistem Pendidikan Nasional (PP SNP), di mana Pancasila dan Bahasa Indonesia tidak lagi tercantum di dalam kurikulum.

Mengenai polemik dan tugas Mendikbud yang semakin bertambah, Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (Wasekjen PB PGRI) Dudung Abdul Qodir mengatakan, agar Kemendikbudristek nantinya dipimpin oleh orang yang memahami seluk beluk pendidikan.

“Kemendikbud ini juga harus dipimpin oleh orang-orang yang memahami betul masalah pendidikan, solutif dan sempurna serta berpengalaman dalam pendidikan,” jelasnya dalam diskusi daring Hilangnya Pancasila dan Bahasa Indonesia Dari Kurikulum, Minggu (25/4).

Ia sendiri pun mengaku kasihan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang visi misinya soal penciptaan SDM unggul terhambat akibat dunia pendidikan yang kontroversional.

“Pembantu presiden harusnya membantu menyelesaikan tugas presiden mewujudkan visi dan misi presiden, saya kasihan presiden Jokowi sudah sangat luar biasa ingin membangun sebuah sistem pendidikan dan menguatkan SDM, tapi saya melihat mas menteri belum ada kesungguhan dan keseriusan dalam membangun sistem pendidikan nasional yang lebih baik,” tambahnya.

Baca juga: PBNU Akan Dukung Kemendikbud Sempurnakan Kamus Sejarah

Pihaknya juga menyarankan, untuk membawa arah pendidikan ke jalur yang benar, Mendikbud harus saling bahu membahu bersama para stakeholder dunia pendidikan. Sistem kebijakan pendidikan tidak bisa hanya diatur oleh satu pihak saja tanpa melibatkan pihak luar.

“Libatkan semua komponen sistem pendidikan nasional, jangan merasa hebat sendiri, jangan merasa luar biasa sendiri. Mohon untuk seluruh pihak terkait bersatu padu untuk terus berjuang membuat sistem pendidikan yang lebih baik agar 2045 generasi emas Indonesia bisa diraih,” tutup dia.

 

Saksikan video menarik berikut ini:



Source link