India Open Ditunda, Ganda No 2 Indonesia Dapat Keuntungan Signifikan

oleh -17 views


tribunpagi.com-Satu lagi ajang bulu tangkis internasional harus ditunda karena pandemi virus Covid-19. Terbaru, India Open 2021 tidak bisa berjalan sesuai jadwal.

BWF dan panitia setempat mengundurkan turnamen berlevel Super 500 ini. Alasannya, karena terjadi lonjakan besar kasus positif Covid-19. Berdasarkan data, India sudah mencatat 15 juta kasus lebih dengan penambahan rata-rata 200 ribu kasus per hari.

Sedianya, India Terbuka 2021 masuk dalam penghitungan poin Olimpiade. Dan ajang ini akan bergulir pada 11-16 Mei di New Delhi. Dua ganda campuran Indonesia akan turut serta. Mereka adalah Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dan Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky, mengatakan pihaknya memahami situasi dan kondisi yang terjadi di India.

“Menurut saya ini keputusan yang tepat (menunda India Terbuka 2021) dari BWF. Melihat kasus positif Covid-19 di sana yang sedang tinggi-tingginya,” kata Rionny dikutip dari siaran pers PP PBSI.

“Kami memang cukup waswas melihat perkembangan yang terjadi di India beberapa waktu terakhir. Tetapi di sisi lain, kami pun harus tetap mengirim Hafiz/Gloria ke India Terbuka untuk mengamankan poin Olimpiade. Saya lega akhirnya benar ditunda,” lanjutnya.

Penundaan ini, menurut Rionny cukup menguntungkan bagi tim Indonesia. Terutama ganda campuran nomor dua Indonesia Hafiz/Gloria yang masih berjuang merebut tiket Olimpiade.

“Penundaan ini bagi kami cukup menguntungkan. Selain karena kami tidak harus mengambil resiko dengan kesehatan tim terpapar Covid-19, Hafiz/Gloria juga setidaknya masih aman di peringkat delapan dengan dua turnamen kualifikasi yang tersisa,” ungkap Rionny.

“Tapi bukan berarti tugas mereka menjadi mudah. Di dua turnamen sisa itu mereka harus habis-habisan, di latihan juga harus maksimal mumpung waktu persiapan makin panjang,” tambah Rionny.

Saat ini, Hafiz/Gloria masih berada di peringkat kedelapan Race to Olympic Tokyo dengan raihan 60.851 poin. Berada di bawahnya ada ganda campuran Hong Kong, Tang Chun Man/Tse Ying Suet (60.566 poin). Sedangkan ganda Inggris Marcus Ellis/Lauren Smith berada di peringkat ke-10 dengan 59.868 poin.

Sementara di peringkat 11 ada pasangan Malaysia Goh Soon Huat/Lai Shevon Jamie yang mengumpulkan 56.792 poin.

Dengan dua turnamen kualifikasi tersisa yaitu Malaysia Terbuka dan Singapura Terbuka, Hafiz/Gloria sangat rentan disalip para pesaingnya. Mempertahankan peringkat delapan adalah harga mati untuk merebut satu tiket Olimpiade tersisa. Sebab, Indonesia sudah meloloskan satu ganda campuran ke Olimpiade yakni Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

Ditemui di tempat yang sama, Hafiz Faizal mengaku optimis bisa meraih hasil bagus di Malaysia dan Singapura.

“Kami sebenarnya sedang memulai fokus latihan ke India, tapi karena ditunda sekarang kami punya cukup banyak waktu untuk bersiap ke dua turnamen berikutnya,” kata Hafiz.

“Sebenarnya ini menguntungkan kami karena semakin sedikit kualifikasinya dan kami masih ada di peringkat delapan. Berbeda kalau kami tidak di posisi sekarang,” kata Hafiz.

“Insya Allah saya optimis, dengan latihan yang keras dan konsisten seperti ini nanti bisa meraih hasil bagus. Asal kami bisa terus ngotot dan maksa,” kata Hafiz lagi.



Source link