Boleh Beri Hadiah untuk Anak yang Belajar Puasa, asal…

oleh -16 views


tribunpagi.com – Tania Azkia El Fatih Asad tengah menunggu jam berbuka di rumahnya di kawasan Mulyorejo, Surabaya. Namun, dia tak sekadar menunggu dan memelototi jam. Dia mengisi waktu luangnya dengan mengaji. Dia mendapat tugas menghafal beberapa ayat surah Asy Syams dari sekolahnya.

Tania mengaji dengan didampingi sang mama, dr Ika Veronita. ’’Tania ini kalau menunggu buka puasa seringnya menggambar karena hobinya itu,” katanya.

Ini adalah tahun kedua bagi Ika mendampingi Tania berpuasa. Baru kali ini putri pertamanya itu belajar berpuasa sehari penuh.

Tahun lalu, bocah 6 tahun tersebut masih berpuasa setengah hari alias berbuka puasa saat azan Duhur. Tania tampak tidak ada masalah ketika berpuasa sehari penuh. ’’Tania kalau puasa itu senaaang banget,” kata siswi TK Al Iman tersebut.

Ya, tentu saja senang.

Selain bangga bisa berpuasa seperti orang dewasa, kelak dia dijanjikan mendapatkan kado dari sang mama. Tania tak sabar mendapat hadiah berupa LOL Surprise, mainan berbentuk telur berisi aneka ragam boneka lucu yang memiliki banyak model.

Boneka tersebut terbungkus dalam plastik berbentuk telur yang terdiri atas banyak lapisan. Boneka-boneka itu bisa mengeluarkan ekspresi lucu. Ada juga yang bisa berubah warna. ’’Ada banyak (LOL) Surprise-nya, jadi Tania suka,” imbuh Tania manja.

Ika memang sudah berjanji mengganjar Tania dengan hadiah apabila putrinya itu berhasil menjalankan puasa hingga sebulan. ’’Biar senang dan semangat,” ungkapnya.

Dekan Fakultas Kesehatan Universitas Bakti Indonesia itu baru kali pertama ini memberikan reward kepada sang anak.

Tahun lalu dia tidak memberikan reward karena Tania masih dalam tahap awal belajar berpuasa. Tahun ini Tania berusaha lebih baik sehingga layak dijanjikan reward.

Baca Juga: Sales Bank Duplikasi Rekening dan Pindahkan Saldo Rp 1,6 M

Dosen psikologi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Riza Noviana Khoirunnisa mengatakan, memberikan reward kepada anak saat sedang belajar berpuasa sah-sah saja dilakukan. Pemberian reward dapat mendorong anak untuk lebih konsisten.

Saksikan video menarik berikut ini:



Source link