Aturan Transportasi saat Lebaran, KA Perkotaan Dapat Pengecualian

oleh -19 views


tribunpagi.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah mengeluarkan aturan terkait pengendalian moda transportasi selama periode Lebaran. Aturan tersebut melalui Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021 Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19. Aturan tersebut berlaku dari tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Danto Restyawan mengungkapkan, terdapat pengecualian bagi kereta api (KA) perkotaan di beberapa wilayah aglomerasi. Adapun wilayah aglomerasi yang masih boleh dilintasi kereta perkotaan yang mengangkut penumpang antara lain Jabodetabek, Rangkas, Bandung Raya, dan kawasan aglomerasi Surabaya.

Danto menjelaskan, kereta perkotaan di wilayah tersebut masih boleh mengangkut penumpang dengan pembatasan jam operasional serta pembatasan jumlah kereta.

Baca Juga: Aturan Pengendalian Transportasi Saat Lebaran Terbit, Ini Rinciannya

“Angkutan perkotaan tetap berjalan tapi akan ada pembatasan frekuensi dan pembatasan jam operasional,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (8/4).

Adapun rute KA perkotaan di wilayah aglomerasi tersebut yang boleh mengangkut penumpang selama periode 6-17 Mei diantaranya, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (termasuk Cikarang), Rangkas. Padalarang, Bandung, Cicalengka. Kutuarjo, Yogyakarta, Solo. Lamongan, Surabaya, Sidoarjo, Bangil, Pasuruan, Mojokerto, Gresik.

Sementara, VP Public Relations PT KAI (Persero) Joni Martinus akan mengikuti intruksi kebijakan pemerintah terkait pengaturan pengoperasian kereta api pada masa pelarangan mudik lebaran 2021.

“Termasuk terkait arahan untuk pembatasan operasional KA dan menjalankan Kereta Api Luar Biasa bagi masyarakat yang dikecualikan,” ujarnya kepada tribunpagi.com, Jumat (9/4).

Saksikan video menarik berikut ini:



Source link