Senat AS Setujui Dana Bantuan Covid-19 Sebesar Rp 27,34 Kuadriliun

oleh -38 views


tribunpagi.com – Satu per satu janji Presiden Amerika Serikat Joe Biden terpenuhi. Kali ini anggaran bantuan Covid-19 yang diusulkannya telah disetujui Senat AS. Besarannya mencapai USD 1,9 triliun atau setara Rp 27,34 kuadriliun. Itu adalah paket bantuan terbesar kedua sepanjang sejarah AS.

’’Saya menjanjikan kepada rakyat AS bahwa bantuan akan datang. Kini dapat saya katakan bahwa kita telah mengambil satu langkah besar untuk memenuhi janji itu,’’ ujar Biden setelah senat memberikan persetujuan.

Meloloskan anggaran itu tidak mudah. Pembahasannya dilakukan maraton selama 27 jam sebelum voting digelar Sabtu (6/3). Demokrat nyaris kalah karena salah satu senator mereka yang paling konservatif, Joe Manchin, sempat ingin berpaling. Rapat tertunda 10 jam agar Demokrat bisa merayu Manchin. Biden sampai harus meneleponnya. Berbagai penyesuaian dibuat agar senator 73 tahun itu memberikan dukungan. Salah satunya dengan menyesuaikan asuransi mingguan untuk penganggur. Dari USD 400 (Rp 5,7 juta) ke USD 300 (Rp 4,3 juta) dan berbagai penyesuaian lainnya.

Demokrat hanya memiliki 48 suara di senat plus 2 suara independen yang mendukung mereka. Republik memiliki 50 suara. Dengan perolehan kursi yang sama banyak, Demokrat memang tidak bisa kehilangan satu suara pun. Hasil voting menunjukkan, 50 senator menerima dan 49 menolak. Artinya, hampir seluruh senator Republik menolak anggaran bantuan Covid-19 tersebut.

’’Ini jelas tidak mudah. Ini tidak selalu mulus. Tapi, ini sangat dibutuhkan,’’ jelas presiden ke-46 AS itu seperti dikutip Agence France-Presse. Rancangan undang-undang (RUU) itu akan dikembalikan ke House of Representative. Lembaga setara DPR tersebut akan membahas sekali lagi mulai Selasa (9/3) sebelum ditandatangani Biden awal pekan depan. Prosesnya diprediksi lebih mudah karena Demokrat berkuasa di DPR.

Bagi Partai Demokrat, lolosnya bantuan itu adalah kemenangan tersendiri. Sebab, mereka menorehkan prestasi dalam penanggulangan Covid-19. Baik itu melalui percepatan vaksinasi, kebijakan pencegahan penularan, maupun anggaran bantuan. Pandemi Covid-19 telah merenggut lebih dari 500 ribu nyawa dan membuat perekonomian AS memburuk.

’’RUU itu akan memberikan bantuan kepada lebih banyak orang daripada yang telah dilakukan pemerintah federal dalam beberapa dekade,’’ tegas senator Demokrat Chuck Schumer.

Dalam RUU Bantuan Covid-19 itu, ada bantuan USD 350 miliar (Rp 5,03 kuadriliun) untuk negara bagian dan pemerintah lokal serta USD 130 miliar (Rp 1,8 kuadriliun) untuk sekolah-sekolah. Selain itu, ada anggaran USD 49 miliar (Rp 705,1 triliun) untuk pengetesan, pelacakan, dan penelitian terkait Covid-19. Lalu, USD 14 miliar (Rp 201,47 triliun) untuk distribusi vaksin.

Menteri Keuangan Janet Yellen menyambut baik keputusan senat. Menurut dia, tanpa stimulus itu, mungkin dibutuhkan waktu dua tahun bagi perekonomian AS untuk kembali ke masa sebelum pandemi.



Source link