Indonesia Dipaksa Mundur, DPR Minta Panitia Tes Ulang PCR Semua Atlet

oleh -33 views


tribunpagi.com – Kabar memprihatinkan datang dari dunia bulu tangkis Indonesia yang dipaksa mundur dari turnamen All England 2021. Terkait hal tersebut, Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian menyampaikan keprihatinannya. Menurutnya ini bukanlah hal yang mudah baik bagi PBSI, atlet, maupun pelatih dan ofisial yang telah mempersiapkan tim dalam jangka waktu yang lama.

“Tapi ini adalah musibah yang harus kita hadapi. Yang paling penting, seluruh tim dan ofisial tidak terpapar Covid-19 walau menggunakan pesawat yang sudah terkontaminasi,” ujar Hetifah kepada wartawan, Sabtu (20/3).

Untuk menghindari sikap diskriminatif, Hetifah Sjaifudian tekankan transparansi dari panitia penyelenggara dan BWF. “Meminta pihak panitia melakukan PCR ulang kepada seluruh atlet yang mengikuti acara tersebut. Karena, belum jelas dalam pesawat tersebut apakah ada kontingen dari negara lain yang juga terpapar namun masih dapat bertanding hingga hari ini. Jangan sampai ada tindakan diskriminatif atau pengeluaran yang disengaja kepada tim Indonesia,” katanya.

Politikus Partai Golkar ini mengharapkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), dan Dubes Indonesia di Inggris memastikan Timnas bulu tangkis tidak diperlakukan diskriminatif.

“Kemarin Bu Menlu (Retno Marsudi) meminta Pak Dubes (Desra Percaya) di London untuk tetap koordinasi dengan BWF dan Pemerintah Inggris agar ada kejelasan dan tidak ada ketidakadilan dalam pemberlakuan kebijakan ini,” tuturnya.

Setelah melalui komunikasi, Tim Indonesia direncanakan bakal meninggalkan Inggris pada Minggu (21/3). Tim akan tiba di tanah air pada Senin (22/3). Tim tidak perlu menjalani isolasi di hotel di Birmingham, Inggris, hingga 23 Maret 2021.

Saksikan video menarik berikut ini:



Source link