Hari Kedua, Rekor Penonton di YouTube Langsung Pecah

oleh -37 views


tribunpagi.com – Drama terjadi pada laga hari kedua Indonesian Basketball League (IBL) 2021 kemarin. Prawira Bandung sukses mengalahkan Satria Muda Pertamina Jakarta dengan skor sangat tipis 73-72.

Ini adalah kemenangan yang hebat. Pada akhir kuarter pertama, Prawira sempat tertinggal 12 poin. Sedangkan pada saat half time, Prawira masih berada di belakang dengan selisih 10 angka 29-39.

Namun, semangat pantang menyerah ditunjukkan Prawira. Tembakan tiga angka dari Abraham Damar Grahita pada menit akhir kuarter keempat pun akhirnya mengubah alur permainan.

Abraham akhirnya juga terpilih sebagai man of the match (MOTM) setelah menyumbangkan 18 poin, 5 rebound, dan 5 assist. ”Meski tidak memulai dengan baik, kami memiliki motivasi tinggi. Kami mau menang dan akhirnya terbukti di akhir pertandingan, keadaan berbalik,” ujar Abraham.

Serunya pertandingan tersebut sampai-sampai memecahkan rekor penonton di YouTube dengan total 26.834. Dirut IBL Junas Miradiarsyah menyatakan, banyaknya penonton menjadi bukti tingginya animo pencinta olahraga dan terus meningkatnya fans bola basket di Indonesia. ”Terus tunjukkan dukungan dari rumah dan selalu #salingjaga,” kata Junas.

Sementara itu, Indonesia Patriots kembali meraih kemenangan. Mereka menundukkan West Bandits Solo (73-60) di Robinson Resort Cisarua Bogor. Pada laga tersebut, pasukan Youbel Sondakh juga menunjukkan spirit pantang menyerah.

Sempat tertinggal 20-23 pada kuarter pertama, mereka merespons hingga menutup game dengan kemenangan. Yesaya Soudale menjadi MOTM di laga ini dengan mencatatkan 15 poin, 5 rebound, dan 4 assist.

Manajer Indonesia Patriots Andy ”Batam” Poedjakesuma menyebutkan, kunci kemenangan tim adalah serangan-serangan kilat yang dilancarkan pasukannya.

Terlebih sejak game kedua. Permainan tim di laga kedua disebutnya lebih baik ketimbang di laga pembuka. ”Adaptasi dan chemistry semakin terjalin antar pemain,’’ kata Batam.

Sebaliknya, pelatih West Bandits Raoul Miguel Hadinoto menyatakan, pemainnya sudah tampil baik. Hanya saja, mereka buta dengan kekuatan lawan sehingga gagal membaca permainan Patriots. ”Kami tidak pernah melawan mereka sebelumnya di partai uji coba,” ucapnya.

Tampil back-to-back tak menjadi alasan kekalahan. Sebab, hal serupa terjadi di tim lawan. ”Main back-to-back buat saya tidak masalah. Kendala cuma ada di cuaca. Kalau hujan, kami tidak bisa latihan pagi,” kilahnya.



Source link