Bahas Kepastian Haji 2021, Kemenag Sebut Indonesia Akan Diprioritaskan

oleh -28 views


tribunpagi.com – Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Khoirizi berkunjung ke kantor Dubes Saudi di Jakarta dan bertemu Dubes Saudi untuk Indonesia, Esam Abid Althagafi. Pertemuan ini dilakukan dalam rangka membahas kepastian pelaksanaan Ibadah Haji 1442 H/2021 M.

“Kami bersilaturahim, membahas kepastian dan persiapan haji 2021. Pertemuan juga membahas kemungkinan kunjungan tim akomodasi, katering, dan transportasi untuk melakukan persiapan pengadaan layanan jemaah haji 1442H/2021M di Saudi,” terang dia, Selasa (16/3).

Kata dia, Dubes Saudi merespons positif kunjungan tim Ditjen PHU. Dubes menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada informasi terkait kepastian pemberangkatan jamaah ke Tanah Suci pada musim haji tahun ini.

Dubes Esam, jelas Khoirizi juga berjanji akan segera memberikan informasi tersebut jika sudah ada keputusan dari Pemerintah Saudi. Indonesia akan diprioritaskan.

“Kepada kami, Dubes menyampaikan bahwa Indonesia akan menjadi negara pertama yang menerima informasi kepastian haji, mengingat jumlah jamaahnya terbesar di dunia,” imbuhnya.

“Tadi disinggung juga terkait rencana Pemerintah Saudi untuk meminta update data penduduk muslim seluruh negara pengirim jamaah. Ini sepertinya akan digunakan untuk pemutakhiran pemberian kuota haji setiap negara pada musim-musim haji yang akan datang,” sambungnya.

Perhitungan kuota haji selama ini mengacu kepada Keputusan KTT-OKI tahun 1987 di Amman, Yordania. Dalam forum itu disepakati bahwa kuota haji dihitung berdasarkan rumus 1/1.000 (satu per seribu) dari jumlah penduduk muslim suatu negara. Sejak itu, kuota haji Indonesia sebesar 211.000 orang, terdiri atas 194.000 jamaah haji reguler dan 17.000 jamaah haji khusus.



Source link