Andi Mallarangeng: Ibas Tak Terkait dengan Kasus Korupsi Hambalang

oleh -34 views


tribunpagi.com – Partai Demokrat kubu Moeldoko menyeret nama Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas yang diduga ikut terlibat dalam kasus korupsi Wisma Atlet Hambalang. Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Andi Mallarangeng, menilai apa yang disampaikan kubu Moeldoko sebagai pengalihan isu. Sebab sudah semakin terang benderang bahwa Partai Demokrat kubu Moeldoko adalah ilegal karena tidak merujuk pada AD/ART Partai Demokrat 2020.

“Ini cuma pengalihan isu. Pak Moeldoko dan pendukung KLB abal-abalnya tidak mampu menjelaskan kepada publik KLB itu bukan abal-abal. Berapa banyak pemilik suara, ketua-ketua DPD dan DPC yang hadir dalam KLB tersebut, dan siapa saja,” ujar Andi kepada wartawan, Sabtu (27/3).

Andi menjelaskan Ibas tidak ada kaitannya dengan kasus Hambalang. Sementara soal Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat yang kala itu dipegang Anas Urbaningrum adalah untuk menyelamatkan partai.

“Lalu mereka justru menyerang membabi buta kepada SBY, AHY, atau Ibas. Kalau soal Hambalang, itu tidak ada urusan sama sekali dengan Ibas. Kalau Pak SBY, justru Pak SBY sebagai Ketua Dewan Pembina, melakukan penyelamatan terhadap partai, karena saudara Anas sebagai ketum terkena masalah hukum,” katanya.

Andi menyebut dirinya yang pernah terseret dalam kasus Hambalang juga pada saat itu langsung mengundurkan diri dari jabatan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Termasuk menjalani hukuman penjara yang dijatuhkan majelis hakim.

“Saya sendiri ketika dinyatakan dicekal, saat itu bahkan belum dinyatakan sebagai tersangka karena persoalan Hambalang, langsung mengundurkan diri sebagai Menpora,” ungkapnya.

Andi menuturkan kala itu oleh pengadilan dirinya dinyatakan harus bertanggung jawab sebagai pemimpin tertinggi di Kemenpora, dianggap tidak melakukan pengawasan dengan baik, sehingga dihukum 4 tahun penjara. “Tetapi saya tidak diminta mengembalikan satu rupiah pun kepada negara, karena saya tidak menerima uang, tidak menyuruh menerima uang, dan tidak dilapori akan adanya penerimaan uang dari siapa pun. Hukuman itu telah saya jalani dengan baik,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat kubu Moeldoko, Max Sopacua mengisyaratkan adanya dugaan keterlibatan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dalam kasus korupsi Wisma Atlet Hambalang. “Pak Anas Urbaningrum dapat berapa, Ibas dapat berapa dan lain-lain dapat berapa itu panjang nantinya,” ujar Max.

Max mengatakan masih ada pihak-pihak yang belum tersentuh hukum. Oleh sebab itu dia berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa menangkap orang tersebut. Mantan pewarta ini juga menyebut berdasarkan kesaksian dari mantan Wakil Direktur PT Keuangan Permai Group Yulianis secara gamblang menyebutkan Ibas terlibat dalam kasus mega korupsi tersebut.

Saksikan video menarik berikut ini:



Source link