Terkuak: Lionel Messi Bakal Dapat Bayaran Mencapai Rp 9,47 Triliun

oleh -16 views


tribunpagi.com – Pandemi Covid-19 bukan satu-satunya alasan FC Barcelona memiliki utang hingga EUR 1,173 miliar (Rp 20 triliun). Gaji pemain jadi salah satu yang menyedot alokasi terbanyak. Yakni, 74 persen. Dan, sebagian besar berasal dari gaji sang ikon, Lionel Messi.

Kemarin El Mundo Deportivo mendapatkan bocoran tentang bayaran striker berjuluk La Pulga atau Si Kutu tersebut. Yaitu, mengacu detail kontrak terakhir Messi yang diteken pada 25 November 2017 dan berdurasi hingga akhir musim ini (30 Juni 2021).

Dari detail kontrak tersebut, seandainya menyelesaikan kontraknya yang habis akhir musim ini, Messi bisa menerima EUR 555.237.619 (Rp 9,47 triliun) atau nyaris separo dari total utang Blaugrana. Nominal itu belum dipotong pajak.

Bahkan, dengan kontrak yang tersisa lima bulan lagi, pemain asal Argentina itu sudah mendapatkan nyaris semua haknya atau 92 persen. Yakni, EUR 511.021.801 (Rp 8,72 triliun).

Daily Mail melansir bahwa nilai kontrak Messi merupakan yang tertinggi di dunia untuk olahragawan. Melampaui nominal kontrak quarterback klub NFL, Kansas City Chiefs Patrick Mahomes dengan EUR 454 juta (Rp 7,47 triliun).

Dalam detail kontrak Messi juga tercantum tentang bonus yang akan dia diterima seandainya membawa Barca juara Liga Champions musim ini. Striker 33 tahun asal Argentina itu akan mendapatkan bonus EUR 14.194.576 (Rp 242,2 miliar).

Bonus tersebut belum sekali pun dirasakan Messi dalam kontrak itu karena kali terakhir Barca juara Liga Champions adalah pada musim 2014—2015.

Bocornya detail kontrak Messi memicu polemik. Tak sedikit yang berasumsi bahwa salah satu faktor dia tidak terlalu ngotot ingin pergi ke klub lain pada awal musim ini karena masih adanya peluang mendapatkan nominal yang lumayan besar dari kontraknya.

Tapi, menganggap Messi mata duitan juga dugaan yang sadis. Victor Font, salah satu kandidat presiden Barca, menyebut bahwa kontrak Messi bukan alasan Barca terjerat utang besar.

”Messi tidak pernah membuat FC Barcelona sengsara. Dia sangat layak mendapat semua uang dari kontraknya,” ucap Font seperti dilansir Diario AS.



Berita ini telah tayang di Situs JAWA POS