Bantu Tunanetra Terdampak Covid-19, Siswa SMA Amerika ke Sukabumi

oleh -26 views


tribunpagi.com – Pandemi Covid-19 tak hanya menghantam sisi ekonomi masyarakat saja, tapi juga sektor layanan sosial pun ikut terdampak. Banyak yayasan sosial dilanda kesulitan, terutama soal penbiayaan untuk keberlanjutan layanannya.

Salah satunya dirasakan oleh Yayasan Tuna Netra Budi Nurani yang terletak di Jalan Balandongan, Komplek Propelat Kelurahan Sudajaya Hilir, Kecamatan Baros, Sukabumi, Jawa Barat. Sejak pandemi melanda mereka kesulitan. Terutama dari sisi finansial.

Sejumlah anak muda pun turut bergerak untuk membantu para penyandang disabilitas yang ada di yayasan itu. Dianataranya adalah Marco Marcello Salim, siswa Shoreline Community College, Amerika Serikat itu rela merogoh kocek pribadinya untuk membantu disabilitas di sana.

Menurut anak muda yang masih berusia 16 tahun itu, Panti Asuhan Budi Nurani itu memang sedang kesulitan untuk membiayai para penyandang disabilitas di sana. Makanya, dia memilih tempat itu dan memberikan bantuan dalam bentuk uang kepada mereka.

“Semoga langkah ini, bisa membantu sesama,” kata Marco dalam keterangan tertulisnya pada tribunpagi.com, di Jakarta, Jumat (5/2).

Baca Juga: Jhoni Allen Disebut Jadi Otak Kudeta, Elite Demokrat Bakal Blak-blakan

Baca Juga: Andi Arief Tuding Moeldoko yang Ingin Lengserkan AHY dari Ketum PD

Marco pun menyadari, bantuannya tak dapat membantu yayasan sosial itu keluar dari kesulitan finansial secara langsung. Namun setidaknya, dia berharap, bantuan itu bisa meringankan para pengurus yayasan ataupun penyandang disabilitas untuk sementara waktu.

“Intinya, saya senang bisa membantu memberikan dana untuk mereka yang membutuhkan,” kata Marco.

Apa yang dilakukan Marco, diapresiasi oleh Tanti selaku Kepala Sekolah Luar Biasa A (Tunanetra) Budi Nurani. Menurutnya, tak lama setelah pandemi tiba, pihaknya memang kesulitan finansial.

Biasanya, sebelum virus corona menyebar di Indonesia, pihaknya mendapatkan banyak bantuan baik dari donatur tetap ataupun tidak. Namun, hingga kini, mereka sepi bantuan.

“Bantuan yang kami terima ini sangat membantu untuk meringankan beban kami. Saya sangat mengapresiasi niat baik Marco untuk anak-anak,” kata Tanti.

Menurut Tanti, donasi yang diberikan oleh Marco dapat digunakan para penyandang disabilitas itu untuk kebutuhan sekolahnya. Di mana, saat ini, puluhan Tunanetra itu sedang menjalani pendidikan. Baik, sekolah maupun perguruan tinggi.

“Kami saat ini banyak sekali membutuhkan bantuan. Berupa sembako atau pun dana segar untuk mencukupi kebutuhan anak-anak panti,” imbuh Tanti



Berita ini telah tayang di Situs JAWA POS