Tim SAR Kembali Terima 4 Kantong Jenazah Berisi Body Part Korban

oleh -46 views


tribunpagi.com – Posko terpadu di Jakarta International Terminal (JICT) II kembali menerima sejumlah kantong jenazah, yang berisi bagian tubuh (body part) korban serta serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Sebanyak empat kantong jenazah berisi potongan tubuh korban dan satu kantong berisi serpihan pesawat.

“Saat ini empat kantong body part korban, satu kantung berisi perlengkapan pribadi korban, satu kantung berisikan serpihan pesawat,” kata Komandan KRI Tenggiri-865 Mayor Laut Tony Hermawan di JICT II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (12/1).

Sementara itu, Direktur Operasional Basarnas Brigjen (Mar) Rasman sebelumnya juga menerima satu kantong jenazah yang dibawa Kapa Negara Alugara yang datang bersamaan dengan KRI Tenggiri. Temuan tersebut akan didalami oleh tim DVI Polri.

“Yang ada di dalamnya nanti akan kami dalami, karena di situ bercampur beberapa item,” ujar Rasman.

Sebelumnya, hingga Senin (11/1) malam, total 74 kantong jenazah berhasil dikumpulkan oleh tim SAR gabungan. Sedangkan potongan besar material pesawat sebanyak 24 dan serpihan kecil sebanyak 16 kantong.

“Untuk body remains atau bagian tubuh korban seluruhnya sudah kami serahkan ke DVI, dan untuk material pesawat kami serahkan kepada KNKT,” kata Kabasarnas Marskal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito di Posko Terpadu JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (11/1) malam.

Puruhito menyampaikan, tambahan signifikan temuan obyek pencarian itu diserahkan oleh Rigit Inflatable Boat (RIB) Basarnas sebanyak 28 kantong dan 1 kantong dari KRI Tjiptadi.

Seluruh obyek pencarian tersebut merupakan hasil kerja keras tim SAR gabungan, baik dari Basarnas, TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, Bakamla, KPLP, KNKT, BMKG, dan seluruh Potensi SAR baik di permukaan maupun di dasar air.

Dia menyatakan, jumlah personil yang terlibat dalam operasi SAR secara keseluruhan sebanyak 3.818 orang. Untuk alat utama (alut) yang digunakan meliputi 54 kapal, 18 Rigit Inflatable Boat (RIB), 3 helikopter, dan 33 ambulans.

Puruhito menegaskan, pihaknya mendukung pencarian black box milik pesawat Sriwijaya Air. Basarnas bekerja sama dengan KNKT, sehingga masih melanjutkan pencariannya yang melibatkan KN Baruna Jaya milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

“Kami semua tetap semangat, tetap solid dan tetap sinergi untuk mencari dan menemukan seluruh korban. Untuk itu, kami meminta doa dari seluruh masyarakat, agar operasi ini segera dapat kami selesaikan,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat Sriwijaya SJ-182 rute Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (9/1) sekitar pukul 14.40 WIB. Pesawat yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta tersebut mengangkut penumpang sebanyak 62 penumpang, terdiri dari 6 awak aktif, 40 dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi, dan 6 awak sebagai penumpang.



Berita ini telah tayang di Situs JAWA POS