Pertanyakan Kelancaran Sosialisasi AN, DPR: Mau Ngotot September?

oleh -25 views


tribunpagi.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menunda pelaksanaan Asesmen Nasional (AN) pada Maret 2021. Rencananya, jadwal AN mundur dan diselenggarakan pada September mendatang karena masih butuh sosialisasi.

Meskipun diundur, Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah mengatakan bahwa hal ini harus mendapat perhatian lebih. Pasalnya, dengan kondisi geografis Indonesia yang beragam, sosialisasi ini tidak akan mudah utnuk dilakukan.

“Saya mengingatkan, meskipun ada rencana penundaan pelaksanaan, ini Indonesia. Beribu-ribu pulau, beratus ribu sekolah, apa iya tetap ngotot dilaksanakan pada September? Walaupun kita tahu niat dan tujuannya sangat baik, karena sosialisasi ini tidak gampang dan tidak mudah,” jelasnya dalam Rapat Kerja Komisi X DPR RI secara virtual, Rabu (20/1).

Apalagi, masih ada misinformasi di publik terkait AN. Banyak masyarakat mengira yang akan diujikan adalah asesmen kompetensi minimum (AKM), bukan AN. Sebab, yang Kemendikbud katakan pertama kali sebagai pengganti UN adalah AKM.

“Itu yang dilapangan sosialisasinya AKM, bukan AN. Kami beberapa kali menemukan sosialisasi itu adalah AKM, perbedaan huruf ini menimbulkan kebingungan di bawah (disdik), mana yang dipakai. Dasar hukum juga harus diklarifikasi,” ujar Ferdiansyah.

Oleh karena itu, dengan target AN di September nanti, ia meminta agar pihaknya ikut berpartisipasi dalam langkah sosialisasi Kemendikbud mensosialisasikan AN. Sebab selama ini, ia merasa Kemendikbud meninggalkan mitranya dan berjalan sendiri.

“Saya kan dapat informasi sepotong-sepotong, ini yang perlu kita koreksi bersama, nampaknya Kemendikbud belum melakukan komunikasi dengan kemitraannya, dalam hal ini Komisi X sehingga perlu diperbaiki (komunikasi) untuk (realisasi) anggaran 2021,” pungkas dia.



Berita ini telah tayang di Situs JAWA POS