Catherine Wilson Divonis 7 Bulan Penjara, Jaksa masih Pikir-Pikir

oleh -46 views


tribunpagi.com – Kasus narkoba yang menjerat aktris Catherine Wilson sudah mencapai garis puncaknya.  Majelis hakim Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat pada hari ini Senin (25/1), dalam putusannya menyatakan bahwa perempuan yang akrab disapa Keket itu terbukti bersalah melakukan tindak pidana melawan hukum.

Hakim pun menjatuhkan vonis tujuh bulan penjara kepada Catherine. Hal ini berbeda dengan tuntutan Jaksa yang menginginkan Keket dijatuhi rehabilitasi selama 8 bulan.

’’Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa satu Catherine binti Peter Wilson dan terdakwa dua, Jumadi alias Jum, dengan pidana masing-masing tujuh bulan penjara,’’ ujar hakim saat membacakan keputusan di PN Depok Jawa Barat.

Dalam amar putusan tersebut, dinyatakan masa hukuman Catherina Wilson dikurangi selama menjalani masa tahanan sejak penangkapan hingga ia menghuni rutan Cilodong Depok Jawa Barat sampai saat ini. ’’Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani oleh terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang telah dijatuhkan,’’ kata hakim lebih lanjut.

Catherine Wilson sendiri tidak dapat hadir ke persidangan secara langsung mengingat sidang dilaksanakan secara virtual karena pandemi Covid-19 belum berakhir. Namun atas vonis hakin tersebut Keket menyatakan menerima.”Saya terima yang Mulia,” ucap Keket.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan pikir-pikir atas vonis yang dijatuhkan majelis hakim. Masih ada waktu beberapa waktu ke depan bagi Jaksa untuk memikirkan apakah akan menerima atau keberatan atas vonis hakim.

Catherine Wilson diketahui ditangkap polisi di rumahnya yang terletak Kawasan Pangkalan Jati Cinere, Depok, pada 17 Juli 2020 lalu. Sejak awal ditangkap hingga hari ini, Keket sudah menjalani masa penahanan sekitar 6 bulan.

Verno Wahono, pengacara Catherine Wilson mengatakan kliennya kemungkinan akan bebas pada Februari 2021 mendatang apabila pihak Jaksa tidak mengajukan banding. ’’Bahwa diputusnya kan tujuh bulan dipotong selama masa tahanan. Berarti Catherine sudah menjalani hukuman 6 bulan 13 hari, berati tinggal sedikit lagi bisa pulang dari Rutan. Harusnya Februari sudah bisa pulang, tapi kita akan konsultasikan dengan pihak rutan,’’ kata Verna Wahono ditemui usai persidangan.

Namun, apabila Jaksa mengajukan banding, vonis majelis hakim tingkat pertama tidak akan memiliki kekuatan hukum tetap sampai adanya putusan di tingkat banding. Namun apabila tidak ada banding, maka vonis ini akan memikiki kekuatan hukum tetap. ’’Ada waktu kewenangan 7 hari untu melakukan banding. Kalau misalnya sekiranya dari JPU sendiri 7 hari ke depan melakukan banding, ya berarti ada memori banding yang dilaporkan ke Pengadilan Tinggi,’’ tuturnya. (*)

 

Saksikan video menarik berikut ini:



Berita ini telah tayang di Situs JAWA POS