Perginya Da Silva dan Konate Tidak Memengaruhi Keputusan Saya

oleh -25 views


tribunpagi.com – Aryn Williams saat ini masih berada di London, Inggris. Kontraknya dengan Persebaya Surabaya akan berakhir pada Kamis (31/12).

Lantas, apakah Aryn tidak meneken kontrak anyar? Ternyata, sampai saat ini, manajemen belum bergerak untuk memperbarui kontrak. Termasuk terhadap Aryn. ”Sampai sekarang, belum ada kontak sama sekali dari manajemen (Persebaya),” katanya saat dihubungi Jawa Pos.

Padahal, pemain asal Australia itu berharap mendapat tawaran kontrak baru. Jika tidak segera ada kepastian, bisa saja Aryn akhirnya hengkang tanpa syarat.

Baca Juga: Kerja Sama Selesai, Pemain Persebaya Pindah dari Apartemen ke Rumah?

Sebab, saat ini dia sudah didekati beberapa klub dari luar negeri. Meski begitu, pemain 27 tahun tersebut masih menunggu kabar baik dari manajemen Persebaya.

Yang menjadi masalah, kontraknya di Persebaya tinggal hitungan hari. Status Aryn sebagai pemain Green Force –julukan Persebaya– bakal berakhir saat pergantian tahun. Meski begitu, Aryn belum menentukan masa depannya.

”Saya belum tahu apakah bertahan di Persebaya atau memilih pergi ke klub yang baru. Saya belum membuat keputusan,” ucap pemain kelahiran 28 Oktober 1993 tersebut.

Saat ini Persebaya tinggal menyisakan dua pemain asing. Selain Aryn, masih ada gelandang asal Palestina Mahmoud Eid. Dua pemain asing lainnya, David da Silva dan Makan Konate, lebih dulu memilih hengkang.

Aryn pun sama sekali tidak mempermasalahkan kepergian Da Silva dan Konate. ”Perginya Da Silva dan Konate tidak memengaruhi keputusan saya (untuk bertahan atau hengkang) ke depan,” tegas mantan pemain Perth Glory tersebut.

Selama belum ada kabar dari manajemen, Aryn memilih santai. Untuk sementara, dia berfokus menikmati malam pergantian tahun 2021. Dia bakal menghabiskan malam tahun baru di London bersama keluarganya.

Sejatinya bukan hanya Aryn yang tengah menunggu kepastian kontrak. Mayoritas pemain Green Force menantikan hal serupa. Termasuk sang pelatih, Aji Santoso.

Sejauh ini manajemen belum memberi kepastian sama sekali terkait dengan masa depan pemain dan pelatih. Alasannya, belum ada kepastian dari PSSI terkait dengan jadwal kompetisi.

Aji sempat berencana menemui manajemen. Namun, niat itu diurungkan. ”Saya memilih menunggu kabar saja dari manajemen,” ujarnya saat dihubungi Jawa Pos.

Pelatih 50 tahun tersebut tidak mau terlalu membebani manajemen dengan terus menanyakan kontrak. Sebab, dia tahu kondisi klub seperti apa.

”Kami bisa memahami. Memang situasi sepak bola Indonesia saat ini cukup sulit,” jelasnya. Karena itu, selama belum ada kabar dari manajemen, dia tidak bisa asal melangkah.



Berita ini telah tayang di Situs JAWA POS