Perempuan Didorong Jadi Pemicu Peningkatan Perekonomian

oleh -18 views


tribunpagi.com – Persoalan kemiskinan masih menjadi perhatian besar pemerintah. Angka kemiskinan yang ditargetkan terus menurun hingga satu digit pada 2024 justru makin meningkat akibat dampak pandemi Covid-19.

Melihat fakta tersebut, pemerintah berupaya untuk kembali membangkitkan roda perekonomian guna mengatasi masalah kemiskinan. Kelompok perempuan dinilai memiliki potensi untuk berkembang dan dapat meningkatkan perekonomian keluarga.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Tubagus Ahmad Choesni mengatakan bahwa perempuan harus diberdayakan agar mampu berkontribusi terhadap perekonomian dan pembangunan.

“Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) sudah memiliki program kewirausahaan sosial. Itu tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat miskin, tetapi juga perempuan,” ujarnya, Kamis (17/12).

Choesni menyebut keunikan program kewirausahaan sosial. Program ini tidak hanya memikirkan keuntungan semata, lebih dari itu, membangun kesejahteraan bersama masyarakat di lingkungan sekitar.

Kasubdit Lembaga Pemberdayaan dan Peduli Keluarga Kemensos Devi Deliani turut mengutarakan perihal program tersebut, yakni masih adanya beberapa masalah dalam menjalankan program kewirausahaan sosial.

Diantaranya keterbatasan akses yang disebabkan oleh kondisi geografis, kapasitas SDM yang belum memadai, dukungan kepedulian masyarakat, termasuk masalah perizinan dan legalitas.

“Program kewirausahaan sosial adalah upaya pemberdayaan sosial bagi keluarga miskin yang mengkombinasikan kegiatan bisnis dan sosial. Adapun strategi pemberdayaannya kita lakukan pendekatan bisnis untuk mencegah dan mengatasi risiko sosial atau masalah sosial,” tuturnya.

Adapun, untuk target sasaran program tersebut adalah keluarga miskin yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial. Komponen programnya terdiri dari bantuan sosial insentif, modal usaha, inkubasi bisnis, dan pendampingan sosial.



Berita ini telah tayang di Situs JAWA POS