Penyebar Hoaks Bank Mandiri Tak Pernah Dapat Transfer Rp 800 Triliun

oleh -17 views


tribunpagi.com – Presiden Direktur PT Shields Security Solution, Bo Michael Olsson mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada Bank Mandiri yang dirugikan terkait dengan pernyataan bohong atau hoaks yang disampaikan ke publik.

Sebab, dia mengaku mendapatkan kiriman uang sebanyak EUR 50 miliar atau setara Rp 800 triliun dari Barclays Bank London ke rekening miliknya di Bank Mandiri. “Saya minta maaf kepada semua orang yang dirugikan karena pernyataan saya,” kata Olsson di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (29/12).

Pria warga negara Swedia itu meminta maaf kepada semua pihak yang telah dirugikan dan dibuat gaduh dengan pernyataannya tersebut. Menurut Olsson, uang EUR 50 miliar yang pernah diklaimnya memang tidak ada.

“Saya sudah bertemu dan berkordinasi dengan regulator terutama pihak PPATK, saya tegaskan, bahwa kalau tidak ada dan transferan dana sebanyak itu ke rekening saya di Bank Mandiri,” ujar Olsson.

Kasus ini berawal pada 1 April 2019 lalu, Olsson mendatangi Bank Mandiri cabang Cempaka Mas untuk menanyakan transfer dana sebesar EUR 50 miliar. Kemudian, pada 2 April 2019 mengirimkan email ke Bank Mandiri cabang Cempaka Mas serta surat ke kantor pusat Bank Mandiri pada 18 April.

Selanjutnya, pada 24 April 2019, Bank Mandiri mengirimkan surat penjelasan kepada Olsson bahwa tidak pernah ada transfer sebesar EUR 50 miliar ke rekening Olsson. Lalu, Bank Mandiri pun mengundang Olsson pada 25 April ke kantor cabang Cempaka Mas untuk menjelaskan kembali tentang validitas transfer itu.

Tetapi Bank Mandiri justru menerima somasi pada 7 Mei 2019 dari Olsson dengan mengatasnamakan PT Shields Security Solutions melalui kantor pengacara Jamil Hamid & Partner dengan surat somasi nomor 0276/JHP-JH/Surt-Som/BM/IV/2019 tertanggal 30 April 2019 dan no. 0279/JHP-JH/Surt-Som/BM/V/2019 tertanggal 6 Mei 2019.

Somasi tersebut juga telah ditanggapi Bank Mandiri dengan memberikan penjelasan bahwa memang transfer tersebut tidak pernah ada. Lantas pada 28 Agustus 2019, Olsson melaporkan Bank Mandiri ke kepolisian terkait hal yang sama.

Sementara itu, tim kuasa hukum Bank Mandiri, Jimmy Simanjuntak menuturkan permintaan maaf Olsson telah mengungkapkan kebenaran terkait ada atau tidaknya transfer dana yang diklaim tersebut.

“Hari ini kami lakukan pertemuan dengan Olsson dan ditemukan kalau dana yang diklaim oleh Olsson adalah Hoax alias tidak benar,” tegas Jimmy.

Oleh karena itu, Jimmy menuturkan akan membahasnya dengan pihak Bank Mandiri terkait permintaan maaf Olsson. Karenanya, dia menyambut baik permintaan maaf tersebut.

“Kami senyatanya menyambut baik dan menerima dengan terbuka itikad baik tersebut, selanjutnya kami akan diskusikan dengan pihak Bank Mandiri untuk diproses secara internal. Kemudian ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum acara yang berlaku,” pungkasnya.

Saksikan video menarik berikut ini:



Berita ini telah tayang di Situs JAWA POS