Apes Beruntun, Setelah Kemenangan 3-0 Dibatalkan, Lalu Dibantai 0-3

oleh -19 views


tribunpagi.com – Libur musim dingin kali pertama Andrea Pirlo sebagai allenatore Juventus tidak bisa dilalui dengan tenang. Sebab, kemarin (23/12) Juve malah mendapatkan dua kesialan sebelum break Serie A selama dua pekan.

Yang pertama, Juve gagal mempertahankan catatan tidak terkalahkan di Serie A dalam giornata ke-14. Makin menyesakkan bagi La Vecchia Signora karena kekalahan justru dialami di kandang sendiri, Allianz Stadium, oleh Fiorentina. Skornya sangat telak, 0-3!

Kesialan kedua datang dari luar lapangan. Komite Olimpiade Italia (CONI) mengabulkan banding SSC Napoli terkait diberikannya kemenangan 3-0 untuk Juve pada 5 Oktober lalu.

Baca Juga: Juventus Tumbang, Bisakah AC Milan Bertahan dari Sergapan Lazio?

Kala itu, hakim olahraga Italia Gerardo Mastrandrea menghukum Napoli dengan kekalahan 0-3 serta pengurangan satu poin seiring tidak hadir menghadapi Juve di Turin.

Napoli mengklaim otoritas kesehatan lokal (ASL) tidak memberikan izin untuk melakukan perjalanan setelah dua gelandang Partenopei, Eljif Elmas dan Piotr Zielinski, positif terpapar Covid-19. Di sisi lain, Juve sudah hadir di stadion dan mengumumkan line-up pemain.

Atas keputusan CONI, poin Napoli dikembalikan satu dan laga giornata ketiga Serie A antara La Vecchia Signora versus Partenopei di Allianz Stadium dijadwalkan ulang. Opsi paling memungkinkan dan terdekat adalah di antara giornata ke-18 dan ke-19 atau pada Rabu (21/1/2021). Juve bakal tidak diuntungkan karena lawannya pada giornata ke-18 adalah Inter Milan (18/1).

Keputusan yang membatalkan kemenangan 3-0 atas Napoli hanya beberapa jam sebelum Leonardo Bonucci dkk dihancurkan Fiorentina tiga gol tanpa balas. Dalam histori Serie A, itulah kekalahan terbesar Juve di Allianz Stadium.

’’Ini adalah hari tersial kami,” keluh Pirlo kepada Football Italia. ”Sepertinya yang ada di bayangan kami hanya liburan dan liburan. Kami seharusnya bisa menutup 2020 dengan kemenangan karena kami bermain di kandang sendiri,’’ imbuh allenatore yang menangani Juve per 8 Agustus lalu itu.

Pirlo pun enggan mengambinghitamkan wingback kanan Juan Cuadrado yang menerima kartu merah pada menit ke-18. Sebab, Juve sebelumnya tertinggal 0-1 sejak menit ketiga. ”Saya berharap kami akan kembali dengan kuat setelah break,” tegas Pirlo.

Kecuali Pirlo, seluruh pemain Juve melakukan silenzio stampa (aksi tak berbicara kepada media) atas kekalahan kemarin. Hanya bek Leonardo Bonucci yang masih sempat ”bersuara” melalui Instagram pribadinya. ’’Juve terburuk musim ini (saat melawan Fiorentina, Red). Saya meminta maaf kepada tifosi,’’ tulisnya di Instastory.

Kekalahan oleh Fiorentina sekaligus kekalahan atas keputusan CONI membuat peringkat Juve di klasemen sementara disalip oleh Napoli.

Juventus turun ke peringkat keenam. Namun, mereka masih menyisakan satu pertandingan. ”Juventus adalah klub yang terbiasa dengan kemenangan dan tidak terbiasa dengan kekalahan. Tapi, Serie A musim ini masih panjang untuk dijalani,” kata Direktur Olahraga Juve Fabio Paratici di laman resmi klub.



Berita ini telah tayang di Situs JAWA POS